Beauty Talks · Health · Uncategorized

Do you know? There’s a new thing called “SUPER ACNE” and It might be caused by Antibiotic Resistant

Pagi Moms,

Mungkin sebagian dari kita atau bahkan sebagian besar, sudah lama dan berkali-bekali berobat ke dokter kulit atau bahkan mencoba berbagai dokter kulit tapi jerawat gak kunjung hilang? Kalau iya mungkin jerawat kalian adalah SUPER ACNE.

Like ACNE isn’t bad enough, sekarang muncul lagi sebuah kondisi yang disebut SUPER ACNE. Jangan panik dulu, super acne bukan kondisi dimana jerawat seperti monster yang akan menguasai kulit kita selamanya kok. Tetapi merupakan kondisi dimana bakteri penyebab jerawat kita yaitu P. acne resistant atau ga mempan lagi terhadap antibiotik yang sering sekali ada dikandungan krim malem dari dokter.

research terbaru dari the British Association of Dermatologists’ Annual Conference menemukan bahwa, merawat breakout atau jerawat dengan Antibiotik dapat menyebabkan resistensi terhadap antibiotik yang kini disebut “SUPER ACNE”

Here is what happening: Ada beberapa jenis jerawat, ada yang disebabkan oleh naik turunnya hormon, ada yang karena bakteri, minyak, dan kotoran yang menempel di wajah. Dikarenakan, bakteri memang key-role dari jerawat, maka sering kali antibiotik menjadi pilihan perawatan wajah di dokter kulit, baik didalam krim racikan (ini sama aja kayak puyer, off label, apa yang diisi sudah tercampur tanpa pasien tahu apa isinya), atau melalui obat minum. Jenis-jenis antibiotik itu sendiri yang paling sering diresepkan dokter adalah doxycycline, clindamicyn, erythromicyn, dan tetracycline.

Eksposure yang terlalu lama dan tidak teratur menyebabkkan bakteri P. acne resisten terhadap efek antibiotik tadi. Reaksinya berbeda-beda pada setiap orang, tetapi kurun waktu yang paling umum dijadikan patokan untuk mengecek resistance level kulitmu terhadap antibiotik adalah tiga bulan. Jadi kalai lebih dari 3 bulan jerawat mu tidak membaik atau malah memburuk bisa jadi kulit mu telah mengalami resistensi.

So, apa solusinya? Dermatologist di USA, saat ini menyarankan krim topikal, over-the-counter product seperti salicylic acid and benzoyl peroxide, sebelum meresepkan pasien dengan perawatan AB.

“Overuse of antibiotics, including long-term use of antibiotics, is associated with the development of antibiotic resistance,” explains Joshua Zeichner, M.D., New York dermatologist and director of Cosmetic and Clinical Research in Dermatology at Mt. Sinai Hospital in New York City.

Sesuai dengan penelitian sebelumnya yang mengatakan  bahwa penggunaan Antibiotik yang berlebihan dapat menyebabkan munculnya bentuk resistensi terhadap antibiotik oleh bakteri penyebab jerawat. Simplenya, karena bakteri sering terpapar antibiotik, bakteri ini berevolusi membangun kekebalan terhadap Antibiotik tersebut makanya disebut super Acne.

Dan ini masalah serius, bukan hanya sekedar jerawat saja. Kalau kita sering kali mendengar istilah SUPER BUGS, dan MRSA (methicillin resistant staphylococcus aureus)and this is same DEAL!! 

Ini bukan berarti AB tidak menjadi pilihan pengobatan lagi, but you have to be aware of your usage,  Beberapa dermatologis menyarankan untuk menyeimbangkan acne treament  dengan obat-obatan topikal yang bisa ditemukan di counter. Entah itu yang mengandung benzoyl peroxide, dan salicylic acid. Kombinasi treatment ini bisa mengurangi resistance terhadap antibiotik secara signifikan sembari tetap melawan inflamasi jerawat secara efektif. Cara mengurangi konsumsi antibiotik juga dengan mengurangi dosisnya perlahan-lahan setiap hari dan jangan langsung di-stop mendadak.

“Antibiotics should be used for short periods of time and in combination with other acne treatments like topical benzoyl peroxide,” says Zeichner.

“This reduces the risk of developing bacterial resistance.” Switch up your antibiotics every three months.

Jika pengobatan tadi masih tidak mempan terhadap jerawat di wajah mu, konsultasikan ke dokter kulit untuk perawatan yang lebih advanced seperti hormonal therapies, seperti pil kontrasepsi dan spironolactone. They can be very effective and don’t target bacteria—so there’s no risk of antibiotic resistance.

Last but not least, we need to be aware that ACNE is definetely a complicated issue, so we need to commit to one treatment to get a ideal results, so jangan bolong bolong.

 

Cheers,

icha @annisaramalia

One thought on “Do you know? There’s a new thing called “SUPER ACNE” and It might be caused by Antibiotic Resistant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.