Health · Uncategorized

What eating for two really means [Pregnancy]

Halo Mom Babes,

Belakangan ada beberapa teman yang sedang hamil dalam waktu yang berdekatan. count this as a blessing, sebagai seorang yang ikut bahagia, saya juga mulai berbagi beberapa cerita semasa saya hamil celina dulu.

I deserve this.

It is OK to DREAM

It is OK to HOPE

Pregnancy can and will be BEAUTIFUL

for as many days as that may be

franchesca Cox

Kehamilan merupakan awal dari sebuah perjalanan yang luar biasa dalam kehidupan seseorang, baik kita yang akan menjadi seorang ibu, suami, keluarga, dan yang paling penting adalah awal dari kehidupan janin yang ada di dalam kandungan.

Sering kali mitos beredar diawali dengan “katanya”, salah satunya seperti, “Katanya makannya harus dua kali lebih banyak, karena kan makan buat berdua lho” jadi it is so much tempting to eat twice as much. Atau ada beberapa yang merasakan pusing dan mual-mual yang super sehingga gak bisa makan sama sekali, sehingga tidak ada makanan yang masuk.

Eating for two can be a nerve-wracking responsibility, apalagi dengan banyaknya informasi dan mitos seputar makanan yang boleh dan tidak boleh saat hamil. Jumlah porsi yang harus dikonsumsi, atau sekedar si Ibu yang takut gendut, bisa membuat asupan nutrisi Ibu dan bayi tidak terpenuhi.

Nah, pada post ku kali ini aku akan share, apakah kita perlu makan 2 kali lipat lebih banyak dari biasanya? tips bagi ibu hamil yang mual2 dan muntah parah, dan apakah kita butuh supplement dan multivitamin lain semasa kehamilan.

***Can I really eat twice as much now that I’m pregnant?

Jawabannya tidak.

Tubuh kita saat hamil menjadi lebih efficient dan dapat menyerap lebih banyak nutrisi dari makanan yang kita makan. So, makan dengan porsi 2 kali lipat tidak menaikan kemungkinan memiliki bayi sehat 2 kali lipat juga, malahan, bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebihan, yang mana dapat membuat kita beresiko memiliki komplikasi selama kehamilan.

Menurut Institute of Medicine, jika kita dengan berat badan proposional sebelum hamil, kita tidak membutuhkan tambahan kalori pada trimester pertama, tambahan 340 kalori per hari pada trimester kedua dan sekitar 450 kalori per hari pada trimester ketiga. Jika kita overweight atau underweight sebelum hamil, kita akan butuh lebih atau kurang dari kalori ini, diskusikan dengan dsog mengenai ini. Bisa juga klik guideline di sini

Nah, seberapa banyak sih porsinya. Contoh, 450 kalori yang dibutuhkan pada saat trimester ketiga setara dengan 2 gelas susu rendah lemak, dan sepotong sandwich tuna.

I am healthy, happy and PREGNANT

***Eating well

164144237_4x3
source: baby center

Jaman dulu, janin dalam kandungan disebut “perfect parasite” mengambil seluruh nutrisi yang dibutuhkan dari si Ibu, tidak peduli bagaimana diet si Ibu. Mitos ini secara tidak langsung berkata walaupun ibunya malnutrisi, kurang vit C kurang kalsium, dan bla bla, ini nggak ngaruh karena bayi simply menyerap nutrisi tersebut dengan menggerogoti tulang ibu, dan sel-sel dalam tubuh ibu untuk menyerap nutrisi tersebut.

namun, para ahli sekarang menyatakan bahwa, jika kita makan dengan diet yang tidak seimbang, bayi dalam kandungan kita lah yang akan menderita, dan menerima lifelong effect pada kesehatan bayi baik di dalam kandungan, dimasa setelah kelahiran dan saat Ia tumbuh dewasa.

Seorang Ibu yang sedang hamil membutuhkan lebih banyak protein, beberapa vitamin dan mineral yang penting seperti asam folat dan zat besi misalnya, dan juga lebih banyak kalori. Eating better is the best things you can do for your baby’s health.

Gimana sih biar nutrisinya cukup untuk dapet protein, kalori, karbohidrat, lemak baik, vitamin dan mineral yang penting? salah satu caranya makan makanan yang bervariasi. Contoh, makan buah dan sayuran dari berbagai warna, jenis dan tekstur.

Kurangin makanan “ekstra” dengan banyak kalori tapi rendah nutrisi, misal makanan manis, junk food, gorengan. Ganti dengan makanan yang mengandung banyak nutrisi per kalorinya seperti, yogurt, kacang-kacangan, telur, buah dan sayuran.

***Do we need prenatal vitamin?

Masih banyak pendapat kanan dan kiri mengenai supplement dan vitamin selama kehamilan. ada yang bilang gak perlu, alami aja dari makanan ada kok.

but in my opinion, even without morning sickness and food aversion, sulit untuk mencapai kebutuhan nutrisi hanya dengan diet yang seimbang. Dan vitamin prenatal atau kehamilan bisa membantu kita mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu dan janin.

Most importantly pastikan vitamin yang kita minum mengandung asam folat (bahkan aku dianjurkan konsumsi ini saat kunjungan sebelum hamil ke dsog sekitar 400mcg setiap hari sebelum hamil dan dilanjutkan pada 3 bulan pertama kehamilan)

selain itu dsog biasanya menambahkan beberapa multivitamin lain sesuai kebutuhan. Waktu saya hamil, setelah pemeriksaan lab, dan diketahui anemia defisinsi besi, dsog meresepkan supplement zar besi dan juga calcium untuk memastikan saya mendapatkan kedua mineral penting ini.

***Kesulitan makan dan mual-mual

istock_68269441_4x3
source: pinterest

Masalah yang palingl sering terjadi saat masa awal kehamilan adalah muntah-muntah yang parah sehingga nutrisi dan makanan yang masuk tidak cukup.

Sekedar tips, dulu saya hamil mual-mual parah pada 3 bulan pertama dari pagi sampai malem, bukan morning sickness lagi namanya, nyium bau nasi aja mual 🙂

Salah satu cara pertamanya adalah get creative dengan jadwal makan. Ga melulu harus 3 kali sehari, misal pagi siang malem. Saat kita mual, malas makan, muntah lagi abis makan, dada sesak, susah bab, makan full-size meals per 3 kali sehari bener-bener bikin pusing dan mual.

So, i try to eating small. sering sepanjang hari dengan porsi yang lebih kecil. Karena si janin mungil yang sedang berkembangan dan tumbuh, rahim membesar, berbagi tempat dengan organ pencernaan di perut kita, tempat untuk makanan besar jadi lebih kecil kan

Kedua, jangan menunggu lapar baru makan, dan berhenti sebelum kekenyangan. Perut kosong dan perut kepenuhan dua-duanya bikin kita makin begah dan most likely akan memuntahkan makanan kita kembali.

kalau kita mulai merasa sedikit lapar, padahal belum waktu makan, go ahead, silahkan makan. Temukan pola makan yang cocok untuk kita, agar kebutuhan nutrisi kita tetap terpenuhi.

Lemon water juga sering saya konsumsi saat hamil, selain menyegarkan, jeruk-jeruk mengandung asam folat yang cukup banyak dan juga mempercepat penyerapan zat besi lho.

Camilan boleh-boleh aja, but make healthy choices as possible.

Sebaiknya kita menghindari makan makanan kemasan, dan makanan yang mengandung gula tinggi, but you don’t have to give up all your sweet tooth favorite just because you are pregnant.

Kalau dulu aku bikin smoothie dari frozen banana, biar berasa makan es krim, yogurts dengan buah-buahan segar. tapi coklat, cookies atau sepotong kue sekali-sekali wont do any harm kok.

and when you are tempted to overdo it, remember that you’re eating for a baby, non another full-size adultchoose quality over quantity!

Semoga membantu ya, dan untuk semua beautiful preggo mommies di luar sana, just remember , pregnancy is a blessing that God gives you, remember good things, stay positive, and strong. Everything is gonna be alright.

cheers, xoxo

icha @annisaramalia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *